Rabu, 31 Desember 2014

Keajaiban Do'a

Rufaidah & Nusaibah
Usia Jalan 4 Bulan

"mb, kasih tau triknya biar bisa punya anak kembar donk"
"mb lita, gimana caranya biar anaknya perempuan"
dan masih banyak lagi pertanyaan yang serupa tapi tak sama :D
mungkin ada 5 an orang yang tanya begitu, aku jadi bingung jawabnya gimana hehe
masalahnya, itu semua atas kehendak Allah Sang Pemberi, jadi ya kita terima saja dengan baik dan penuh syukur.

Seperti yang ku katakan di atas, bahwa Allah adalah Sang Pemberi. Jadi, kalau mau ini itu, mintalah padaNya. Allah itu baik kok, Allah itu murah hati karena setiap permintaan hambaNya selalu di kabulkan, entah saat itu juga, besok, bulan depan, tahun depan atau nanti kelak di akhirat, yang jelas, Semua permintaan selalu di kabulkan.

Seperti semua permintaanku, Alhamdulillah semua di kabulkan olehNya tanpa kurang suatu apapun. 
"Apa saja permintaan mb lita emangnya?" begitu pertanyaan seseorang setelah ku jelaskan bla bla bla

Saya bukan mau sombong, cuma mau berbagi saja karena semua permintaan alias doa-doaku di kabulkan oleh Allah.

Permintaan dan Doaku
Ingin memiliki anak kembar

Sebelum hamil anak kedua, setiap kali facebook an yang tampil di beranda selalu orang yang memiliki anak kembar, perempuan. Dalam hati, "duhh cantik-cantiknya, lucu, menggemaskan, sepertinya enak punya anak kembar apalagi perempuan. Masih kecil di pakein jilbab, duhh bagus kayaknya". Bertebaran anak kembar begitu sering di berandaku, nah itulah yang membuatku ingin sekali memiliki anak kembar. Impianku waktu itu, kalau punya anak perempuan, kembar, nanti sejak kecil ku biasakan berjilbab. 

Alhamdulillah, Allah kabulkan doaku. Tidak lama aku hamil, dan kembar, begitu bahagianya saat dokter berkata anakku kembar, ingin loncat-loncat karena bahagia tapi gak jadi, inget perut buncit hehe

Bagaimana bisa tahu kembar? di usia berapa? nanti saya jawab di postingan berikutnya :D
Ingin melahirkan normal
Hamil bayi kembar katanya banyak yang cesar, jadi langka yang bisa melahirkan normal. Duhhh, dalam hati, gimana ini. Waktu bidan menyatakan bayiku kembar, beliau angkat tangan, apalagi bayi yang ku kandung satunya melintang. Bidan menyarankan ke dokter saja, lemes aku tau begitu. Lalu, setiap hari aku memikirkan nasibku kelak ketika melahirkan. Dana? Cesar? duhhh cesar itu butuh dana banyak, dan aku tidak punya dana sebegitu banyak untuk lahiran.Ku terus berdoa agar dimudahkan dalam proses melahirkan dan alhamdulillah Allah menujukkan jalan untuk daftar BPJS adalah solusinya.

Tetapi walau begitu, aku tetap berusaha untuk melahirkan normal. 6 bulan, 7 bulan dan 8 bulan hasilnya pun tetap, harus mengambil jalan cesar. Ya Allahu Robbi, aku semakin mendekatkan diri padaNya, yang membolak balikan semua kehidupan. Waktu orangtua tahu aku harus cesar, orangtua berencana ke kudus untuk menjagaku dan merawatku, tapi masih rencana. 

Dalam hati selalu berfikir "kalau cesar, gak boleh membawa beban berat selama 3 bulan, harus ada yang bantu-bantu, padahal kami sebatang kara di kudus ini, tidak ada orangtua maupun saudara" alhamdulillah selalu berprasangka baik pada Allah. 

Kehamilan ku memasuki bulan ke 8, dan di bulan-bulan itu aku harus cek posisi atau USG setiap pekan, aku masih berharap ada keajaiban disana. Pekan pertama masih posisi yang sama, pekan kedua dan ketiga pun demikian, ya sudahlah aku pasrah dengan keadaan. Walau aku pasrah tapi hati ini masih ingin melihat ke ajaiban, pekan terkahir aku cek lagi, dan Alhamdulillah dokter berkata "bisa lahiran normal mb" pengen peluk suami dan azzam waktu itu saking bahagianya, tetapi gak bisa karena masih berbaring, di priksa hehe

"bu, nanti bisa melahirkan dengan bu santi gak?" ku tanyakan prihal itu pada bu dokter yang alhamdulillah perempuan
"haduhh, gimana ya, sepertinya gak bisa" jawabnya sembari memeriksa kandungan
ku lemparkan senyum kecut dan menghela nafas karena kecewa mendengar jawan bu dokter itu
"dekk, lahirnya sebelum bu santi pergi haji ya, tanggal 14 ya paling lambat" mengelus-elus perutku. mungkin bu dokter tau kalau aku kecewa, jadi beliau berkata begitu. Karena memang beliau tanggal 16 berangkat haji. Ucapan bu dokter membuatku tersenyum kembali dan kami pun saling tersenyum.

Ingin melahirkan dengan dokter perempuan

Hati ini masih gelisah dengan kelahiran anak-anak nanti, karena kelahiran itu tidak pasti, tidak bisa di tentukan kecuali cesar. Aku terus berdoa agar bisa melahirkan normal dengan bu dokter. Di rumah sakit itu hanya ada 3 dokter kandungan dan yang kedua dokter itu adalah laki-laki. Ya Allah, aku tak mau melahirkan dengan dokter laki-laki, dan aku berkata sama Allah "ya Allah, Engkau menyuruh kaum muslimah menutup aurat, dan aku pun sudah menutup aurat, masak harus lahiran dengan dokter laki-laki? hindarkanlah auratku di lihat oleh orang bukan muhrim" doaku sungguh terlalu sepertinya ya?

Alhamdulillahu Robbi, melahirkan memang tidak ada yang tau pastinya tetapi Allah mendengarkan doaku untuk melahirkan dengan dokter perempuan. Paginya aku periksa USG, bu dokter berbicara kompromi dengan si bayi, malemnya aku melahirkan. Sujud syukur ku ucapkan waktu itu dan waktu aku melahirkan pun orangtua sudah ada di sisiku, merawatku, Subhanallah. Ibuku datang ke kudus siang hari dan malam harinya mengantarku ke rumah sakit untuk melahirkan.

Dan masih banyak lagi doa'doa yang ku ucapkan kepada Sang Pemilik, Sang Pemberi hingga saat ini. Seperti yang ku katakan di atas, doa-doa kita pasti di kabulkan olehNya, entah itu sekarang, tahun depan atau kelak di akhirat. Jadi, teruslah berdoa, minta kepadaNya apapun yang kita mau, karena doa itu gratis, Allah menyukai hamba-hamba yang berdoa dan meminta padaNya, tetapi....di lengkapi dengan ibadah ya :)

note : Memiliki anak kembar katanya karena keturunan dan saya memang ada keturunan kembar dari mbah, ibunya ibu. tetapi ada juga tetangga rumah ibu yang tidak memiliki keturunan kembar, berdoa minta anak kembar di kabulkan dan memiliki anak kembar. Wallahu 'alam

3 komentar:

  1. aku juga pingin....

    yup, Allah sangat menyukai hamba-Nya yang berdoa dan memohon kepada-Nya.

    btw, ditunggu posting berikutnya ttg bisa ketauan kembar...:D

    BalasHapus
    Balasan
    1. eh dibaca mb nunung :D
      apa kabar mb nung, sui gak ngobrol ya

      Hapus
    2. blogmu ini kan ada di list blog ku...jadinya ketauan klo update. pas senggang aku mampir...:-) btw, sehat...Alhamdulilah...salam buat si kembar...gemes yo...:p

      Hapus