Jumat, 12 Oktober 2012

Mie Goreng ya di Goreng

Suara ayam berkokok beriringan
Adzan pun berkumandang saling bersahutan
Saatnya umat muslim mendengar seruanNYA
Dan menjalankan perintahNYA untuk sholat subuh berjamaah di masjid bagi kaum laki-laki.

Setelah shalat subuh, membaca alqur'an adalah rutinitas setiap hari setelah sholat, dan bercanda bersama keluarga kecil ku. langit mulai berganti warna, matahari sudah menampakan wajahnya yang begitu cerah bercahaya, menyinari alam semesta ini hingga sore hari. waktu menunjukan pukul 8 pagi dan saat itulah waktunya aku berbelanja, berburu sayuran di warung depan hehe maklum lah aku si ratu sayur, makanya sayur kangkung mulu xixixi (apalah daya, emang di warung )
 
Ada ibu-ibu yang belanja, orangnya kurus, sudah tua kira-kira usianya 60an tahun. ibu-ibu itu sedang milih-milih sayuran sambil mengobrol ngalor ngidul.
Tiba-tiba "bu, otak-otak niku nopo to" katanya. 
"otak-otak ki iki bu, leng di bungkus daun pisang" jawab seorang ibu-ibu yang lain. 
"iku di goreng opo di apakne" tanyanya lagi memperjelas. 
"di goreng no bu" jawab ibu yang punya warung. 
trus ada ibu-ibu yang nyeletuk "lahh, sampean ki aneh kok bu, wingi tumbas mie goreng yo mbok goreng to, bukane di rebus disek trus di goreng koyo sayur tapi malah langsung di goreng, yo jadi sitik gek atos" 
trus ibu-ibu itu jawab "iyo tak goreng kok jadi sitik yo, gek garing ngono" ahaha ibu-ibu yang ada di warung pada ketawa ngakak, lucu pisan sih ibu itu, maklum lah tinggal di desa yang kerjanya hanya di sawah di sawah dan di sawah, tidak punya tv mungkin xixi

Dasar ibu-ibu ya, sukanya ngrumpi, tapi lucu :D

Tidak ada komentar:

Posting Komentar